Damai Selamanya

Cinta bersama untuk Yesus, Jalan bersama menuju Tuhan

Tahukah Anda bahwa ikan hanya bahagia di air? Jika Anda mengambilnya dari air dan meletakkannya di piring emas, ia tidak akan bahagia. Demikian pula, manusia menemukan kedamaian sejati dengan mengikuti perintah Tuhan. Hanya ada satu agama yang benar dari Tuhan. Ingin tahu yang mana? Klik tautan di bawah untuk mengetahuinya.

Kedamaian Sejati dalam sejarah: Yesus dan Maryam

Kedamaian Sejati dalam Pesan Tuhan

Kisah mengharukan tentang menemukan kebenaran

Mulai Perjalanan Anda

For The Love of Jesus

For The Love of Jesus:

Jesus truly loved his people. He dedicated his life to the ultimate well-being of humanity. However, does Jesus get the love he deserves in return?
Did Jesus ever claim to be God? Did you try to find the truth about him? If you claim to love Jesus, should not you learn what he really preached and wanted mankind to follow? (Learn more in find peace tab)

The Pursuit of Happiness and Purpose:

Thousands of christians have discovered the truth about Jesus and God. But how so? They have listened to their heart. The heart that God has created to obey its Creator. The heart can find peace and happiness only in realizing its true purpose. The purpose is not to live a mundane life and die one day. The purpose is to get to know God and follow God’s commandments. The God of Jesus the messenger.

God is Waiting for You to Come Back:

God is the Most Merciful and Most Benevolent. God knows when you are hurting. God knows when you are burdened by the frustration and sorrows of this grinding life. God cares about you. God has sent His messengers to enlighten you about this life’s purpose so that your heart finds peace. God has sent Jesus (pbuh) as a messenger and after him, God has sent Muhammad (pbuh) to guide you, to prepare you for paradise.

From The Ones Who Found The Truth and Peace:

Aliyah Umm Raiyan: There has to be purpose behind the normal kind of daily grind of life. Look at a leaf. How intricately designed it is! Think, what is the purpose of it? If this leaf has a purpose, I am a part of this creation too... what is my purpose?
Ashley Belal: We have to learn to think. we get so caught up in living that we don’t think much about what we are living for. Religion shouldn’t be like an inheritance. We should search for the truth.
Arnoud van doorn: Do not listen to the media or politicians. Do your own research. You will find out in sha ALLAH islam is the solution, islam is the truth. (Former anti-islamic party politician from the Netherlands)
Joram Van Klaveren: I became much happier after I became muslim. I would like to invite everyone to become a muslim just because it brings peace to your soul, it brings peace to your heart. It is the truth. It resonates with heart and soul. (Former anti-islamic politician from the Netherlands)

Menemukan Kedamaian yang Abadi

Setiap hati mencari kedamaian. Kekayaan, kesuksesan, dan hubungan membawa momen kebahagiaan, namun kegelisahan kembali lagi. Islam mengajarkan bahwa jiwa menemukan ketenangan sejati hanya dalam mengingat Penciptanya.

Kata Islam sendiri berasal dari akar kata yang sama dengan salaam — damai. Berserah diri dengan sukarela kepada Tuhan Yang Maha Esa yang penuh kasih adalah pulang ke rumah.

Pertanyaan Umum

Apakah kedamaian ini sama dengan yang dibicarakan oleh Yesus?

Yesus (damai besertanya) menyeru manusia untuk mengasihi Allah dengan segenap hati. Islam menggemakan seruan yang sama — pengabdian sepenuh hati kepada Tuhan Yang Esa.

Apakah saya harus meninggalkan segala yang saya cintai?

Tidak. Anda diundang untuk mempertahankan setiap kebenaran yang sudah Anda miliki dan melihatnya disempurnakan.

Yesus dalam Islam

Umat Muslim mencintai Yesus (damai dan berkah besertanya). Kami percaya pada kelahirannya yang ajaib dari Perawan Maria, mukjizat-mukjizatnya dengan izin Allah, dan pesannya yang benar. Dia adalah salah satu nabi terbesar yang pernah diutus.

Al-Qur'an memuliakannya dalam banyak ayat dan mendedikasikan satu bab penuh untuk ibunya, Maryam (Maryam).

Inti Pesan

Dari Adam hingga Ibrahim, dari Musa hingga Isa, dan akhirnya kepada Muhammad (semoga kedamaian tercurah kepada mereka semua), pesannya adalah satu: hanya ada satu Tuhan, yang layak untuk disembah.